Menu MBG Tiga Hari di SMP 1 Pamijahan Diprotes Wali Murid, Roti yang Dijanjikan Tidak Lengkap

- Reporter

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamijahan | Kabupaten Bogor – Wali murid SMP Negeri 1 Pamijahan, Kabupaten Bogor, mempertanyakan kejanggalan dalam pembagian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dirapel untuk tiga hari, Senin hingga Rabu, pada awal Maret 2026.

Dalam daftar menu yang dibagikan oleh SPPG Pamijahan Pasarean, tercantum bahwa setiap siswa seharusnya menerima tiga roti, dua potong tempe, satu buah kurma, satu buah apel, dua kotak susu UHT kecil, serta tiga butir telur ayam.

Namun, saat paket makanan diterima, jumlah roti yang diberikan hanya dua potong.

“Di kertas menu jelas tertulis roti tiga pcs, tapi anak saya cuma dapat dua. Kami jadi bingung, ini salah hitung atau memang dikurangi,” kata salah satu wali murid kepada wartawan, Selasa.

Ia menambahkan, pembagian menu yang dirapel untuk tiga hari seharusnya sesuai dengan daftar yang telah diumumkan sebelumnya agar tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan orang tua siswa.

Menurutnya, ketidaksesuaian antara menu tertulis dan paket yang diterima dapat memicu asumsi negatif jika tidak segera dijelaskan oleh pihak terkait.

Baca Juga:  Wisata Lembah Batu Diduga Gunakan Dana Samisade untuk Kepentingan Pribadi, Ubah Aliran Sungai Jadi Kolam Berendam

“Kalau memang ada perubahan, seharusnya diberi tahu. Jangan sampai orang tua merasa ada yang disembunyikan,” ujarnya

Wali murid lain juga menyampaikan hal serupa. Ia mengaku anaknya menerima menu yang sama seperti siswa lain, dengan jumlah roti yang tidak sesuai dengan daftar.

“Semua isinya sesuai kecuali roti. Hanya dua, padahal harusnya tiga,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari SPPG Pamijahan Pasaran terkait perbedaan jumlah roti dalam paket MBG tersebut.

Wali murid berharap ada klarifikasi agar ke depan pembagian menu lebih transparan dan sesuai dengan daftar yang telah diumumkan.

Putra Jaya Sukma Sekjen Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat akan melaksanakan survey digital dan membuat pengaduan khusus program mbg agar program mbg Sukses dan Lancar.

Dari temuan yang ada Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat akan melaporkan SPPG yang bermain curang pengurangan porsi. Laporankan kepada Dinas terkait dan Badan Gizi Nasional Pusat. “ucap Sukma”

Facebook Comments Box
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Ratusan Pemulung Turun Ke Jalan TPA Galuga, Aksi Blokade truk sampah yang di lakukan Warga Merugikan Ribuan pemulung
Pelayanan RSUD Leuwiliang Bogor Sangat Buruk, Dua Pasien Menunggu sehari Semalam Belum Dapat Pelayanan Dokter
Kata-kata Oknum Pengurus Tower Ancam Tembak Ormas dan Media Jika Naik ke Lokasi Pembangunan
Wartawan Jombang Jadi Korban Penganiayaan, Didesak Penegakan Hukum Tegas dan profesional penanganannya
Pemasangan Tiang Jalur Wi – Fi My Republik Diduga Tanpa Izin Hanya Memanfaatkan Ketua Lingkungan
Proyek SKYWALK Tegar Beriman Kabupaten Bogor Idahkan UU KIP (Keterbukaan Informasi Publik) 
“Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat” Dalam rangka mendukung dan sukseskan program MBG Indonesia
Keluarga Besar Suara Independen Jurnalis Indonesia dan Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 11:11

Ratusan Pemulung Turun Ke Jalan TPA Galuga, Aksi Blokade truk sampah yang di lakukan Warga Merugikan Ribuan pemulung

Senin, 2 Maret 2026 - 10:29

Menu MBG Tiga Hari di SMP 1 Pamijahan Diprotes Wali Murid, Roti yang Dijanjikan Tidak Lengkap

Rabu, 25 Februari 2026 - 11:09

Pelayanan RSUD Leuwiliang Bogor Sangat Buruk, Dua Pasien Menunggu sehari Semalam Belum Dapat Pelayanan Dokter

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:04

Kata-kata Oknum Pengurus Tower Ancam Tembak Ormas dan Media Jika Naik ke Lokasi Pembangunan

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:08

Wartawan Jombang Jadi Korban Penganiayaan, Didesak Penegakan Hukum Tegas dan profesional penanganannya

Berita Terbaru