Puluhan Wali Murid Gruduk Dapur MBG di Tenjolaya Bogor, Pertanyakan Menu dan Distribusi Makanan

- Reporter

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bogor, – Puluhan ibu yang merupakan wali murid mendatangi dapur pelaksana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tenjolaya, Kabupaten Bogor. Kedatangan mereka bertujuan untuk mempertanyakan terkait menu makanan serta distribusi yang dinilai belum maksimal. 05/03/2026

‎Salah satu dapur MBG yang disorot berada di SPPG Tenjolaya, tepatnya di wilayah Cibitung Tengah 3. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa dapur tersebut dikelola oleh salah satu pengelola bernama Ijwar.

‎Seorang wali murid yang enggan disebutkan identitasnya dan hanya memberikan inisial SI menyampaikan bahwa menu yang diterima oleh siswa dalam beberapa hari terakhir dinilai tidak konsisten serta berbeda antar siswa dalam satu kelas.

‎Menurutnya, pada tanggal 23, 24, dan 25 Februari 2026, menu yang diterima oleh para siswa berupa roti, abon, kacang, dan kurma. Namun pada tanggal 26, 27, dan 28 Februari 2026 distribusi makanan tidak diberikan dengan alasan persediaan bahan makanan di dapur tidak tersedia.

‎“Katanya sedang diusahakan dan akan segera didistribusikan, kami diminta untuk bersabar. Namun sampai sekarang sebagian belum menerima,” ungkap SI kepada wartawan.

‎Selanjutnya pada tanggal 2, 3, dan 4 Maret 2026. distribusi kembali dilakukan dengan menu yang hampir sama yakni kacang, kurma, abon, dan roti. Namun dalam pelaksanaannya terdapat perbedaan menu di dalam satu kelas.

‎Ia mencontohkan, dalam satu kelas yang berjumlah sekitar 30 siswa, sebanyak 25 siswa menerima menu yang sama, sedangkan 5 siswa lainnya menerima menu yang berbeda, misalnya roti diganti dengan telur asin.

‎“Kami melihat menu yang dibagikan tidak seragam. Bahkan menu dari dapur yang satu berbeda dengan dapur lainnya. Kami berharap ada perbaikan dan penyesuaian agar distribusi makanan lebih maksimal,” tambahnya.

‎Kekecewaan tersebut mendorong puluhan ibu mendatangi langsung dapur MBG untuk meminta klarifikasi kepada pengelola. Dalam pertemuan tersebut, pihak pengelola dapur menyampaikan bahwa mereka akan berupaya memaksimalkan pelayanan dan memperbaiki sistem distribusi makanan.

‎Namun demikian, sejumlah wali murid mengaku masih belum merasa puas dengan penjelasan yang diberikan dan berharap adanya evaluasi dari pihak terkait agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih baik serta tepat sasaran.

‎Para wali murid juga berharap ke depan menu yang diberikan dapat seragam, cukup, dan sesuai dengan standar gizi, sehingga tujuan dari Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh para siswa.

Facebook Comments Box
Baca Juga:  Pemdes Cimulang Gelar Aksi Bersih-Bersih di Kp. Ciakar: Tingkatkan Kesadaran Warga Jaga Lingkungan

Penulis : Sukma

Editor : Awal

Sumber Berita: https://youtu.be/qQS1EILhZHQ?si=GJYxVwMC_fbBE5d0

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

LBH ADHIBRATA DESAK POLSEK CENGKARENG USUT TUNTAS DUGAAN PEMBUNUHAN OKTAVIANUS HEUMASSE
Pedagang Sayur Keliling Ikut Rasakan Berkah TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen
Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari
Diduga Anti Transparansi, Kantor Desa Pamijahan Digempur Aksi Massa SUKMA: “Jangan Merasa Jadi Raja Kecil!”
Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat Angkat Suara Jalan KH Abdul Hamid Rusak Tak Kunjung Dibenahi
Lari dari tanggung Jawab Direktur PT. ATHARAZKA LAWORO MEDIA
Distributor Miras di Sorong Diduga Langgar Izin dan Pajak 2023-2026
Dugaan Mar Up dilakukan oleh SPPG GIRIMULYA Program Makan Bergizi Gratis
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:03

LBH ADHIBRATA DESAK POLSEK CENGKARENG USUT TUNTAS DUGAAN PEMBUNUHAN OKTAVIANUS HEUMASSE

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:07

Pedagang Sayur Keliling Ikut Rasakan Berkah TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:04

Tawa Bahagia Warga Pecah di Lokasi Sumur Bor TMMD di Dusun Gadungsari

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:01

Diduga Anti Transparansi, Kantor Desa Pamijahan Digempur Aksi Massa SUKMA: “Jangan Merasa Jadi Raja Kecil!”

Minggu, 19 April 2026 - 09:23

Lembaga Survey Kepuasan Masyarakat Angkat Suara Jalan KH Abdul Hamid Rusak Tak Kunjung Dibenahi

Berita Terbaru